Profil Rektor


REKTOR
UNIVERSITAS MATHLA'UL ANWAR

Prof. Dr. Abdul Gani Abdullah, S.H., M.H. dilahirkan pada tanggal 17 Agustus 1946 di Bima Nusa Tenggara Barat. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Djakarta (UID) tahun 1971, Pendidikan Non Degree Program in English pada Canberra College of Advance Education tahun 1983 (University of Canberra), Doktor pada Institut Agama Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 1987 dengan Disertasi Badan Hukum Syara’ Kesultanan Bima 1947-1957, studi mengenai Peradilan Agama.

Riwayat Pekerjaan:

Pernah mengajar pada beberapa pendidikan dasar dan menengah dan perguruan tinggi, menjadi pegawai pada Badan Peradilan Agama H. Alamsjah Ratu Perwiranegara, pejabat eselon 1 pada Depertemen Hukum dan HAM, Guru Besar di berbagai Universitas, dan menjadi Hakim Agung Republik Indonesia.

Prof. Dr. Abdul Gani Abdullah, S.H., M.H. menjadi Guru Besar Fakultas Syariah IAIN Sunan Gunung Djati Bandung, Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Dosen Pascasarjana Universitas Tarumanagara, Universitas Mathla’ul Anwar Serang Banten, Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan pernah menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Saat menjadi penulis pidato Menteri Agama H. Alamsjah Ratu Perwiranegara, setelah mendirikan Yayasan Pusat Studi dan Pengembangan Islam yang bertempat di Bogor dan pada waktu ICMI dicanangkan, terlintaslah keinginan untuk mendirikan sebuah universitas yang diberi nama atas persetujuan keluarga Universitas Djuanda dan mengajar pada Fakultas Hukum dan Fakultas Studi Islam.

Dalam kapasitasnya sebagai Guru Besar diangkatlah Prof. Dr. Abdul Gani Abdullah, S.H., M.H. menjadi Direktur Jendral Peraturan Perundang-Undangan dan Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Kehakiman dan HAM.  Beliau aktif dalam penyusunan berbagai peraturan perundang-undangan, menjadi pembicara dan peserta pada berbagai seminar di dalam dan di luar negeri, mewakili Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia sebagai kuasa substitusi dalam siding Mahkamah Konstitusi terhadap peraturan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi, menulis berbagi buku dan artikel.

Pada waktu akhir masa jabatan Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Menteri Hukum dan HAM mengusulkan Prof. Dr. Abdul Gani Abdullah, S.H., M.H. menjadi calon Hakim Agung pada Komisi Yudisial Republik Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dalam berbagai bidang yang berkaitan, dan terakhir melalui proses fit dan proper test di DPR RI dinyatakan lulus menjadi hakim agung, dilantik sebagai Hakim Agung oleh Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., M.C.I., pada tanggal 15 Agustus 2007 dan memasuki masa purna bakti pada tanggal 17 Agustus 2016.