Pandeglang – Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) menggelar
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kolaborasi bersama Universitas Batanghari
(UNBARI) sekaligus meresmikan Bank Sampah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) OKE
di Gedung Serba Guna Universitas Mathla’ul Anwar, Rabu, 4 Desember 2024.
Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Bank Sampah Sebagai Unit Bisnis yang
Prospektif dengan Mengedepankan Tanggung Jawab Lingkungan”.
PKM kolaborasi ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri
atas dosen dan mahasiswa Universitas Mathla’ul Anwar serta dosen dan mahasiswa
perwakilan dari Universitas Batanghari. Kehadiran peserta dari dua perguruan
tinggi ini diharapkan menjadi awal penguatan jejaring kerja sama dalam bidang
pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Batanghari, Prof. Dr. Arna Suryani, SE, M.Ak., Ak., CA, yang juga
bertindak sebagai tamu visiting lecture di Universitas Mathla’ul Anwar. Dari
pihak Universitas Mathla’ul Anwar, kegiatan secara resmi diterima dan dibuka
oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Verliani Dasmaran, SE, M.Ak.
Dalam sambutannya, Dr. Verliani Dasmaran menyampaikan
apresiasi dan rasa terima kasih kepada Fakultas Ekonomi Universitas Batanghari
atas terselenggaranya PKM kolaborasi ini. Ia berharap kolaborasi serupa dapat
terus berlanjut dengan berbagai perguruan tinggi lainnya sebagai wujud
implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian
kepada masyarakat.
Rektor Universitas Mathla’ul Anwar, Prof. Dr. KH. Syibli
Syarjaya, LML, MM, mengapresiasi inisiatif kolaborasi antara UNMA dan
Universitas Batanghari serta peresmian Bank Sampah FEB OKE sebagai bagian dari
komitmen kampus terhadap keberlanjutan lingkungan. “Universitas Mathla’ul Anwar
mendorong setiap fakultas untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga
hadir memberikan solusi nyata bagi persoalan di masyarakat, termasuk isu
pengelolaan sampah dan lingkungan hidup,” ujar Rektor.
Lebih lanjut Rektor menegaskan bahwa Bank Sampah FEB OKE
diharapkan menjadi contoh praktik baik pengelolaan sampah terpadu yang dapat
direplikasi di fakultas maupun unit lain di lingkungan UNMA. “Melalui program
seperti ini, mahasiswa belajar mengintegrasikan ilmu, kepedulian sosial, dan
jiwa kewirausahaan dalam satu kegiatan yang memberikan manfaat langsung,”
tambahnya.
Wakil Rektor I Universitas Mathla’ul Anwar, Dr. Ali
Nurdin, M.Si
Nurdin, M.Si, juga menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan PKM
kolaborasi lintas perguruan tinggi. “Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa kerja
sama strategis dengan mitra perguruan tinggi lain mampu memperkaya pengalaman
akademik dosen dan mahasiswa. Ke depan, kami akan mendorong lebih banyak
program kolaboratif yang terukur dan berkelanjutan,” ungkap Warek I.
Warek I menambahkan bahwa kehadiran Bank Sampah FEB OKE
sejalan dengan kebijakan kampus dalam membangun budaya akademik yang hijau,
sehat, dan produktif. “Kami ingin lingkungan kampus yang bersih dan tertata,
sekaligus menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengelola sumber daya
secara bijak dan kreatif,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, secara simbolis juga diresmikan
Bank Sampah FEB OKE sebagai unit bisnis milik Fakultas Ekonomi Universitas
Mathla’ul Anwar. Bank sampah ini dirancang tidak hanya sebagai sarana edukasi
pengelolaan lingkungan, tetapi juga sebagai model usaha yang mengajarkan
literasi bisnis dan kewirausahaan berwawasan lingkungan kepada mahasiswa.
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Batanghari, Prof. Arna,
menyampaikan bahwa kegiatan PKM kolaborasi dengan Universitas Mathla’ul Anwar
memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi sivitas akademika kedua belah
pihak. Ia juga mengapresiasi berdirinya Bank Sampah FEB OKE yang dinilainya
sebagai solusi konkret dalam penanggulangan sampah di lingkungan kampus.
Menurut Prof. Arna, kehadiran bank sampah mampu mengubah
cara pandang terhadap sampah dari sesuatu yang tidak bernilai menjadi sumber
nilai ekonomi. “Bank sampah hadir sebagai solusi dalam penanggulangan sampah di
lingkungan kampus sekaligus sebagai unit bisnis yang mengubah sampah menjadi
cuan,” ujarnya.
Melalui PKM kolaborasi ini, Universitas
Mathla’ul Anwar menegaskan komitmennya untuk mengembangkan program-program yang
berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Diharapkan, Bank Sampah FEB OKE dapat menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa
dalam mengintegrasikan ilmu ekonomi, bisnis, dan kepedulian lingkungan dalam
satu praktik usaha yang berkelanjutan.